Senin, 01 Agustus 2016

USTADZ ORANGE : NAIK HAJI ATAU UMROH ITU SARAT NYA CUMA DUA

Bismillahirrahmaanirrahiim.. Assalamu 'alaikum wr. wb.

Minggu, 31 Juli 2016 Redaktur CeritaSeleb.Top berkesempatan mendampingi Ustadz Orange Narlis Nazar tausiyah di acara Walimatussafar - Syukuran keberangkatan Haji - di Bilangan Bintaro, Jakarta Selatan.  Dalam kesempatan itu Ustadz Orange Narlis Nazar mengungkapkan bahwa sarat untuk menunaikan ibadah Haji atau Umroh itu hanya dua. Kemauan dan Kemampuan.

www.ceritaseleb.top -  Ustadz Orange Narlis Nazar, tangannya membentuk huruf 'O', Ciri Khas baru ketika berfoto.

Ustadz Orange Narlis Nazar, tangannya membentuk huruf 'O', Ciri Khas baru ketika berfoto.

www.ceritaseleb.top -  Redaktur, Ustadz Orange, Sohibul Bait dan Saudaranya, berposes sebelum tausiyah tentang Haji dan Umroh.

Redaktur, Ustadz Orange, Sohibul Bait dan Saudaranya, berposes sebelum tausiyah tentang Haji dan Umroh.

www.ceritaseleb.top -  Ustadz Orange ber api-api menyampaikan Tausiyahnya.

Ustadz Orange ber api-api menyampaikan Tausiyahnya.

Dalam tausiyahnya Ustadz Orange mengatakan bahwa sarat untuk kita bisa menunaikan ibadah Haji atau Umroh ke Baitullah hanya dua hal. Pertama Kemampuan dan ke dua Kemauan.

www.ceritaseleb.top -  Bersama Ustadz Suprianto berpose menjelang tausiyah.

Bersama Ustadz Suprianto berpose menjelang tausiyah.

Ada orang yang Mampu namun tidak punya kemauan. Dirinya sudah mampu secara kesehatan maupun secara ekonomi, namun ketika dirinya mampu, perginya tidak ke Baitullah Mekkah al mukaromah, tapi perginya ke Paris, London, Tokyo dan bahkan ada yang pergi ke Genting Highland, Malaysia. "Ngapain ? ... Main Judi..!!" Ustadz Orange menegaskan disambut tertawa oleh jamaah hadirin.

www.ceritaseleb.top -  Jamaah Walimatussafar di Bintaro tempat Ustadz Orange memberikan Tausiyah.

Jamaah Walimatussafar di Bintaro tempat Ustadz Orange memberikan Tausiyah.

Ada orang yang punya Kemauan, namu tidak ada kemampuan. Nah ini tipikal kebanyakan orang Indonesia. Hasrat hatinya ingin betul, ingin sekali, sangat ingin pergi ke Baitullah Mekkah Al Mukaromah, namun apadaya tidak punya kemampuan.



  Oleh karenanya mari kita tingkatkan ibadah, doa dan usaha, agar kita semua bisa, mau dan mampu berangkat ke tanah suci. Siapkan diri kita se baik-baiknya, jangan berfikir kita tidak bakalan mampu dan tidak bakalan mau. Harus di kondisikan. Ingat pesan Rasulullah, "barang siapa tidak mau dan tidak ingin berhaji atau ber umroh, padahal dirinya mampu, kesempatan ada dan kemampuan mendukung, maka biarlah dia mati dalam keadaan Yahudi atau Nasrani. Nauzubillah tsumma na uzubillah..